Wahai Hati, Betapa Sulit

Kau adalah pengembaraan ku Kau pula tempat tujuanku
Kau adalah dewa ku Kau pula yang ku sertakan dalam doa Ketiadaan mu menguji ku Kau ku butuhkan untuk menyempurnakan segala kekurangan ku.

Kau adalah obsesi ku Ku ingin menjadi layak bagi mu Jiwa ku ini pun Raga ku ini pun Seakan tak lagi menjadi milik ku
Sebab keduanya telah menjadi milik mu Ku tanggung beban derita yang kau berikan Anggaplah itu sebagai hadiah yang ku terima dari mu Langit ku mencari bumi mu
Kau ku butuhkan untuk menyempurnakan segala kekurangan ku Jika tidak di bumi Maka temuilah aku di atas langit
Ku akui bahwa dengan kehadiran mu Aku kehilangan kehidupan ku Hatiku tak tahu cara lain menjalani kehidupan Dengan begitu dalamnya aku mencintaimu Meski demikian kau tetap tak menyadarinya Aku bukannya miskin tujuan Tapi ini adalah pengembaraan ku yang hanya satu arah Pengembaraan ini lebih indah dari tujuannya
Kau ku butuhkan untuk menyempurnakan segala kekurangan ku Bahkan setelah mengalami ketidaksempurnaan Cinta ku akhirnya menjadi sempurna Betapa sulit untuk melaluinya tanpa mu wahai hati

0 Response to "Wahai Hati, Betapa Sulit"

Post a Comment